|
Ditulis oleh Administrator
|
|
Selasa, 22 Desember 2009 03:40 |
|
VIVAnews -- Salah satu faktor pendukung kondisi ini adalah aktivitas badai tropis "LAURENCE" di daratan Australia bagian Barat yang masih memberi pengaruh terhadap aktivitas pertumbuhan awan-awan hujan di wilayah Indonesia sebelah barat dan selatan Khatulistiwa.
Informasi yang disusun dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika menyebutkan, kondisi suhu muka laut di perairan sebelah selatan khatulistiwa yang masih cukup hangat mendukung suplai uap air ke wilayah tersebut.
Selain itu, kelembaban udara di sebagian besar wilayah Indonesia terutama di Indonesia bagian timur cukup besar yaitu lebih dari 60 %.
Terdapat aktivitas konvektif terkait dengan temperatur yang cukup tinggi pada siang hari yang merupakan aktivitas atmosfer berskala lokal. Kondisi ini membuka peluang bagi pertumbuhan awan-awan konvektif yang berpotensi menimbulkan hujan lebat dan disertai angin kencang serta petir dalam waktu yang tidak terlalu lama.
Wilayah yang berpotensi dilanda hujan lebat yang disertai angin kencang dan petir dalam waktu yang tidak terlalu lama adalah pesisir timur Sumatera bagian utara, tengah dan selatan, Kalimantan bagian barat, tengah dan selatan, Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur bagian utara.
Juga Sulawesi bagian utara, tengah dan selatan; Bali dan Nusa Tenggara; Maluku bagian utara dan tenggara serta Papua bagian barat dan tengah.
? |